Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label belajar

Menghitung Pi

Wah, lama tidak menggunakan Python, otak terasa buntu. Soal yang perlu dipecahkan sederhana: hitunglah Pi menggunakan Wallis Formula : setelah 1 jam mencoba, maka saya menemukan potongan kode yang saya rasa betul: In [50]: pi = 2 * reduce(lambda x,y: x*y, [(4.0*i**2)/(4.0*i**2-1) for i in xrange(1,1000)]) In [51]: pi Out[51]: 3.1408069608284657 Wah, ternyata lebih ribet dari yang saya kira pada awalnya. Namun cool ... kita dapat menghitung Pi hanya dengan satu baris kode yang melibatkan fungsi built-in reduce , lambda , serta list comprehension . Yang baru saya pelajari dan gunakan adalah fungsi reduce . Potongan penjelasan mengenai fungsi reduce dari help Python: reduce ( function ,  iterable [ ,  initializer ] ) Apply   function   of two arguments cumulatively to the items of   iterable , from left to right, so as to reduce the iterable to a single value. For example, reduce(lambda   x,   y:   x+y,   [1,   2,   ...

Belajar: List Method

Sekedar mengulang mengenai 'list method ': method (atau ada yang menyebug fungsi) bawaan untuk objek 'list'. List Method: append : menambahkan item ke dalam list count : menghitung berapa banyak item ada dalam list extend : menambahkan item dari list lain ke dalam list index : memberitahukan index/posisi dari sebuah item dalam list pop : mengeluarkan sebuah item dari list; mengembalikan item tersebut sebagai 'return value'.  Jika tidak ditentukan index item yang akan dikeluarkan, fungsi akan mengeluarkan item terakhir dalam list remove : menghapus item tertentu dari list reverse : mengurutkan list secara terbalik (dari item besar ke kecil) sort : mengurutkan list (dari item kecil ke besar) Beberapa contoh: >>> my_list = ['chopsticks', 'dark soy sauce', 'wasabi', 'fugu', 'sake', 'ramen', 'shiitake mushrooms'] >>> my_list.sort() >>> my_list ['chopsticks', ...

Video: Google Python Class Day 1 Part 2

Lanjutan Video Google Python Class Day 1 Part 2

Video: Google Python Class Day 1

Video menarik yang ingin belajar pemrograman Python: Google Python Class Day 1 Part 1: Introduction dan Strings

Learning Python di Google Books

Salah satu buku untuk belajar Python yang menurut saya terbaik adalah " Learning Python" oleh Mark Lutz. Dan kabar baiknya: Learning Python edisi ketiga kini dapat dibaca bebas di Google Books: http://books.google.com/books?id=nEJ-jcYF2fMC&lpg=PP1&pg=PR4#v=onepage&q&f=false Selamat membaca dan belajar python!

Beberapa Blog: Why Python?

Masih berkaitan dengan posting sebelumnya: Mengapa (Bukan) Python? , ini hasil Googling atas term pencarian: 'Why Python'? Why Python ? | Linux Journal 30 Apr 2000 ... Article by Eric Raymond where he explains reasons that led him to switch from Perl to Python . www.linuxjournal.com/article/3882   Python Success Stories 17 Jan 2003 ... My first look at Python was an accident, and I didn't much like what I saw at the time. It was early 1997, and Mark Lutz's book Programming ... www. python .org/about/success/esr/   What is Python and Why Python 30 Jul 2007 ... Python is an agile programming language. ... that either have negative connotations or don't really get across why Python is so great. ... python card.sourceforge.net/what_is_ python .html   Philip Guo - Why Python is a great language for teaching beginners ... 18 May 2007 ... I think that Python is superior to many other languages for teaching introductory programming because it allows the s...

Mengapa (Bukan) Python?

Sebagai seorang yang sering menganjurkan Python sebagai bahasa pemrograman pertama/bahasa dalam mempelajari pemrograman, saya seringkali ditanya: Mengapa Python? Biasanya saya akan langsung menjawab mengenai fitur-fitur dan kelebihan bahasa Python . Namun jika ditanyakan kembali kepada saya, saya akan menjawab: Mengapa tidak ? Sebagai seorang yang senang mempelajari  bahasa pemrograman baru, hal yang saya inginkan (dan saya pikir diinginkan sebagian besar newbie ) adalah bahasa pemrograman yang: Sederhana Mudah dipelajari Dapat menghasilkan program yang berguna dalam waktu singkat Dan itu semua saya dapatkan saat mempelajari bahasa Python. Sederhana Bahasa pemrograman Python adalah bahasa pemrograman yang termasuk paling sederhana khususnya dalam hal syntax : variabel tidak perlu dideklarasikan tipe datanya,  tidak ada kurung untuk menandai blok kode program tidak ada keharusan titik koma di akhir statement , tidak memaksakan newbie  untuk mengerti konse...

Aplikasi: Ping Me!

Saya sering mengalami koneksi internet dengan Speedy kurang stabil, sering putus. Browsing di internet banyak yang menuliskan bahwa koneksi internet dapat dibuat lebih stabil dengan melakukan ping terus-menerus ke server tertentu yang stabil. Caranya misalnya dituliskan di blog Ariawijaya . Tapi, saya orang yang malas untuk mengetikkan perintah di command prompt. Akhirnya saya buat saja antar muka grafis untuk perintah 'ping namaserver -t' ini dan saya panggil aplikasi ini Ping Me . Aplikasi ini sangat sederhana (kode intinya < 60 LOC) dibuat dengan PyQt4. Kode sumber dapat dilihat di GitHub . Tampilannya: Self-executable files (sehingga dapat dijalankan langsung tanpa install Python) dapat diunduh di Indowebster: Ping Me

Showmedo.com - Video Tutorial untuk belajar Python

Saya termasuk orang yang menyukai cara belajar multimedia, karena itu belajar menggunakan tutorial video lebih menyenangkan bagi saya dibandingkan belajar dari hanya membaca buku. Salah satu situs yang menurut saya terbaik untuk mempelajari Python adalah: showmedo.com . Banyak sekali tutorial untuk belajar Python di sini: mulai dari level pemula, menengah, hingga mahir. Silakan browsing ke http://showmedo.com/videotutorials/python .  Kita juga dapat bergabung dengan Club . Club adalah kelompok pengguna yang membayar biaya keanggotaan. Saat ini biayanya USD 39 (sekali bayar saja!). Anggota Club dapat mengakses seluruh koleksi video (beberapa video hanya bisa diakses oleh anggota Club dan tidak bisa diakses oleh non-anggota Club). Selamat belajar Python!

Berkenalan dengan PyQt4: Widget dan Signal-Slot

Widget Nah, sekarang kita belajar untuk menambahkan komponen tambahan ke dalam jendela utama aplikasi kita. Komponen ini dalam Qt dikenal sebagai widgets. Sebagai contoh saya akan menambahkan satu buah widget ke dalam jendela utama. Oh ya, sebelumnya saya belum bilang ya, aplikasi apa yang mau dibuat? Saya ingin membuat aplikasi sederhana untuk menampilkan halaman twitter saya. Alasannya sih: untuk belajar PyQt, juga karena saya malas install twitter client yang umumnya berbasis Adebe AIR. Canggih sih Adobe AIR cuma instalasinya gede. Selain itu karena di komputer saya memang sudah ada python dan PyQt4. Saya akan menambahkan satu buah widget: QWebView yaitu widget untuk menampilkan halaman web, sebuah widget dasar untuk membuat browser web. Kodenya: Catatan: saya membuat fungsi tersediri untuk membuat menu, sehingga kode intinya nggak terlalu 'ramai'. Kode untuk menambahkan widgetnya sih sebetulnya cuma: Nah, hasilnya seperti ini: Hehehe, lumayan.... punya Twi...

Berkenalan dengan PyQt4: QMainWindow

Saya berharap pada postingan sebelumnya rekan-rekan sudah mendapat gambaran mengenai pemrograman dengan PyQt4. Nah, saya akan lanjutkan perkenalan kita dengan PyQt4. Ya, perkenalan kita karena sambil menulis blog ini saya pun sedang belajar. Selanjutnya kita berkenalan dengan QMainWindow. Pada aplikasi berbasis grafis umumnya kita memiliki satu jendela/window yang menjadi jendela utama, kerennya dalam bahasa Inggris, Main Window. Dari Main Window ini bila kita klik menu atau tombol maka kemudian muncul akan jendela-jendela dialog. Contohnya jendela utama MS Word: Dan apabila klik tombol bergambar disket yang berarti kita ingin menyimpan aplikasi maka akan muncul jendela dialog 'Save As' berikut: Nah, dalam Qt/PyQt, kelas untuk menghasilkan jendela utama didefinisikan dalam kelas QMainWindow. Baik, saya akan mulai untuk menggunakan QMainWindow untuk menghasilkan jendela utama yang kosong saja, tanpa aksesoris apapun. Kodenya sebagai berikut: Apabilan dijalankan maka ak...

Berkenalan dengan PyQt4

Belajar pemrograman python memang menyenangkan. Banyak persoalan pemrograman yang bisa diselesaikan dengan cepat bila menggunakan python. Di awal-awal mempelajari python, pemrograman berbasis teks lama-kelamaan terasa kurang 'keren'. Apalagi sekarang ini di Indonesia pemrograman visual sangat-sangat populer. Dan yang paling populer tentu saja: Visual Basic . Ditambah dengan dilepasnya Visual Studio Express Edition secara gratis, makin populer deh si VB itu! Di tengah gempuran newbie-newbie pemrogram yang dengan cepat menampilkan tampilan  'Hello world' berbasis grafis, 'Hello world' berbasis teks nampak kurang 'keren'. Kabar baiknya, tersedia modul-modul python yang dapat membantu pemrogram python untuk menghasilkan tampilan grafis dengan cepat. Ada beberapa modul sih sebetulnya. Namun yang populer, ada 4 jagoan: tkinter (ini bawaan dalam setiap instalasi python), wxPython , PyGTK , dan PyQt4 . Tulisan ini akan fokus kepada salah satu jagoan saya: PyQ...

Menggunakan Subprocess

Subprocess adalah modul Python yang berguna untuk menjalankan proses atau aplikasi lain sebagai 'anak' dari aplikasi/proses yang kita buat. Contohnya untuk script yang saya buat (bagian dari aplikasi MSJL-BB ), saya bermaksud untuk menjalankan aplikasi "JavaLoader.exe" sebagai subproses dari script/aplikasi yang saya buat. Maka pada script saya tambahkan: Fungsi dari stdout=PIPE dan stderr=PIPE, adalah script akan menangkap keluaran yang dihasilkan oleh s tandard output (stdout) dan standard error (stderr). Dengan menangkap keluaran stdout, kita dapat menampilkan keluaran dari aplikasi JavaLoader.exe itu misalnya dalam sebuah window baru (untuk pemrograman GUI). Untuk keterangan/penjelasan lengkap silakan baca dokumentasi subprocess

Dasar-Dasar Python (2)

Sebagian besar baris program yang kita tuliskan akan berupa sebuah expression . Contoh sederhana dari expression misalnya 2 + 3. Sebuah expression terdiri dari operand dan operator . Operand : 2 dan 3 Operator : + Operator adalah penanda bahwa program yang kita buat sedang melakukan sesuatu, dalam contoh di atas program kita sedang menjumlahkan angka 2 dan 3. Operasi Bilangan Seperti telah disinggung sebelumnya Python mengenal bilangan tipe Integer, Long Integer, Floating Point dan Complex Number. Dan seperti bahasa pemrograman lain pada umumnya, kita dapat memanipulasi bilangan dengan operator operasi bilangan. Operasi bilangan yang umum digunakan: penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian. # operasi integer a = 3 + 4 # a bernilai 7 b = 4 - 3 # b bernilai 1 c = 3 * 4 # c bernilai 12 d = 4 / 3 # pembagian integer, d bernilai 1 e = 4 % 3 # sisa pembagian integer, e bernilai 1 print a, b, c, d, e # cetak hasil # operasi long integer f = 10000000000L + 25...

Dasar-Dasar Python

Belajar bahasa pemrograman Python tidaklah sulit, malah menurut saya termasuk yang paling mudah untuk dipelajari. Belajar Python terus terang mengingatkan saya akan saat-saat mempelajari BASIC saat SMP dulu. Mulai posting ini dan beberapa posting selanjutnya saya mencoba menuliskan singkat mengenai dasar-dasar pemrograman Python. Catatan: saya menggunakan Python 2.5. Python 3.X memiliki sintaks yang berbeda dengan Python 2.X Bilangan Ada 4 (empat) tipe bilangan dalam python: integer, atau bilangan bulat long integer, bilangan bulat seperti integer tapi untuk bilangan-bilangan besar floating point, atau bilangan pecahan complex numbers, atau bilangan kompleks String String adalah sekumpulan karakter (dalam bahasa Indonesia string berupa kata atau kalimat). Untuk menyatakan/menggunakan string: tanda petik tunggal (single quote) misalnya: ‘Ini adalah string’ tanda petik ganda (double quote) misalnya: ‘Saya bertanya kepadanya: “Siapa namamu?”’ tanda petik tiga (‘’’) bia...

Instalasi Python: di Linux/BSD

Jika Anda adalah pengguna Linux atau BSD, umumnya distro Linux seperti Fedora, Ubuntu , atau FreeBSD telah menginstall Python ke dalam sistem Anda. Untuk memastikan bahwa Python sudah terinstall dalam sistem Anda, buka salah satu aplikasi shell (misalnya Konsole atau gnome-terminal) dan masukkan perintah: python –V Jika Anda mendapatkan tampilan seperti di atas, maka SELAMAT! berarti python sudah terinstall di sistem Anda. Jika sebaliknya Anda mendapatkan respon: bash: python: command not found berarti python belum terinstall dalam sistem. Dengan demikian Anda perlu melakukan instalasi python. Caranya: Install paket binary python menggunakan aplikasi package management sesuai distro yang digunakan misalnya Yum dari Fedora, apt-get dari Debian Linux, pkg_add dari FreeBSD Alternatif lain: unduh\download kode sumber python dari situs Python kemudian compile kode sumber itu dalam sistem Anda. Ringkasan untuk melakukan kompilasi dan instalasi dari kode sumber dicantumkan di website...